Faktor Penyebab dan Bahaya Penyakit Ginjal Bocor

Faktor Penyebab dan Bahaya Penyakit Ginjal Bocor

Pengobatan Hipertensi -, Faktor Penyebab dan Bahaya Penyakit Ginjal Bocor -, Dalam dunia medis sendiri, penyakit ginjal bocor dikenal dengan sindrom nefrotik dimana terjadinya penimbunan akibat gejala kerusakan ginjal yang menyangkut organ ginjal dan menyebabkan ginjal tidak bisa bekerja dengan maksimal. Ginjal bocor sendiri bukan berarti ginjal yang terdapat lubang sehingga mengakibatkan ginjal bocor.

Faktor Penyebab dan Bahaya Penyakit Ginjal Bocor

Pada banyak kasus, penyakit ginjal bocor ini seringkali ditemukan pada anak – anak dibandingkan dengan orang dewasa meskipun tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa mengalami penyakit yang satu ini. Ginjal bocor bisa digambar sebagai keluarnya protein atau albumin dari dalam tubuh melalui urine atau air kemih.

Sedangkan fungsi dari albumin atau protein itu sendiri sebagai penahan cairan agar tidak keluar melalui pembuluh darah yang hanya dikeluarkan oleh urine dan jika tubuh kekurangan albumin atau protein maka cairan akan dengan mudah merembes dan keluar melalui pembuluh darah sehingga menyebabkan dampak buruk pada tubuh dimana menyebabkan pembengkakan pada mata, wajah dan kaki.

Seseorang yang mengalami ginjal bocor akan mengeluarkan protein melalui urine dan tubuh akan kekurangan albumin sehingga tubuh mengalami pembengkakan dan kadar kolesterol meningkat.

Penyebab dari ginjal bocor jika di lihat dari segi medis adalah karena perubahan lapisan atau membran yang menyimpan albumin atau protein sebagai penyaring darah berubah karena suatu sebab.

Faktor lainnya adalah karena infeksi yang terjadi pada organ ginjal dan terlambat diketahui sehingga bertambah buruk dan infeksi pada ginjal yang menjadi penyebab ginjal bocor ini bisa terjadi pada wanita hamil dan beresiko menyebabkan keguguran. Kondisi ini bisa terjadi karena pada masa kehamilan, wanita membutuhkan nutrisi dan protein serta kedua sumber menjadi sangat pentingdan dibutuhkan dalam jumlah yang banyak tapi apabila kebutuhan nutrisi atau protein tidak bisa terpenuhi maka secara otomatis asupan nutrisi yang masuk ke janin berkurang dan resiko keguguran akan semakin besar.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *